Lamongan (Jawaranusantaranews.com) -
Lingkaran Studi Ilmu Hisab Rukyat (LSIHR) Al-Kaukaba Lamongan resmi meluncurkan aplikasi Hisab Rukyat untuk mendukung akurasi perhitungan astronomi dalam penentuan awal bulan Hijriah di Kabupaten Lamongan.
Pimpinan LSIHR Al-Kaukaba sekaligus Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Lamongan M. Khoirul Anam mengatakan aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah proses perhitungan hisab secara cepat, akurat, dan terdokumentasi.
“Aplikasi ini memuat perhitungan arah kiblat, waktu shalat, awal bulan Hijriah, serta gerhana matahari dan bulan. Khusus perhitungan awal bulan, aplikasi ini dapat menghitung tinggi hilal, elongasi, waktu ijtimak, hingga simulasi visibilitas hilal sesuai koordinat lokasi pengamatan,” ujarnya di Lamongan, Jawa Timur, Selasa.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Kepala Inspektorat setempat dalam rangkaian kegiatan rukyatul hilal awal Ramadhan 1447 H di Tanjung Kodok, Kecamatan Paciran.
Khoirul Anam menjelaskan, kehadiran aplikasi tersebut bertujuan meningkatkan literasi falakiyah di kalangan masyarakat, pelajar, dan praktisi rukyat, sekaligus menjadi sarana edukasi berbasis digital yang mudah diakses.
Selain itu, aplikasi itu diharapkan memperkuat akurasi dan integrasi data antara lembaga falakiyah daerah dengan instansi terkait sehingga hasil perhitungan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Menurutnya, digitalisasi perhitungan hisab merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan metode rukyat sebagai bagian dari tradisi penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.
“Aplikasi ini bukan untuk menggantikan rukyat, tetapi sebagai instrumen pendukung agar prosesnya lebih sistematis dan berbasis data,” jelasnya.
Ia menambahkan dalam 14 hari ke depan aplikasi tersebut dijadwalkan terpublikasi dan dapat diunduh melalui Google Play Store setelah proses peninjauan oleh pihak pengelola platform selesai.
“Hari ini diunggah dan menunggu review sekitar 14 hari. Jika ada basis data yang perlu diperbaiki akan kami evaluasi. Kami juga membuka ruang saran dan kritik untuk pengembangan aplikasi,” ujarnya.
Dengan peluncuran itu, LSIHR Al-Kaukaba berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu falak serta memperkuat peran pegiat hisab rukyat dalam mendukung penetapan awal bulan Hijriah secara nasional.

Komentar
Posting Komentar