Jember, Jawa Timur (Jawaranusantaranews.com) -
Seorang pelajar bernama Iqbal Khoirul Anwar (18) warga Desa Mojomulyo terseret arus Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu sore.
"Awalnya korban bersama 13 orang temannya hendak mencari biawak ke Desa Paseban, tepatnya di sebelah Jembatan Merah Putih muara baru bantaran Sungai Tanggul," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo di kabupaten setempat.
Menurut dia korban bersama rekannya berusaha menangkap seekor biawak yang telah berhasil dilumpuhkan saat biawak tersebut jatuh ke tengah sungai, namun korban diduga tenggelam dan terbawa arus Sungai Tanggul, sedangkan teman lainnya berhasil berenang ke tepi sungai.
"Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, BPBD bersama tim gabungan melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Tanggul untuk mencari pelajar yang tenggelam dan terseret arus sungai tersebut," tuturnya.
Ia mengatakan operasi SAR dilakukan hingga pukul 17.25 WIB. Karena kondisi cuaca sudah gelap dan turun hujan, sehingga tidak bisa maksimal dalam melakukan pencarian korban dan tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban tenggelam.
"Kegiatan operasi SAR dihentikan sementara karena hari sudah gelap dan pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (18/1) pagi pukul 08.00 WIB. Mudah-mudahan korban segera ditemukan," katanya.
Tim gabungan yang bergerak dalam melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Tanggul melibatkan BPBD Jember, Pemerintah Desa Paseban, TNI AD, TNI AL, Polri, Basarnas Pos SAR Jember, Satpolairud Polres Jember, SAR Rimba Laut dan komunitas relawan lainnya.
Edy mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga hujan deras yang mengguyur Jember diprediksi akan menyebabkan debit air sungai meningkat.

Komentar
Posting Komentar